Kini investasi tidak melulu harus ribet dan bermodal besar. Mahasiswa dapat memulai investasinya sejak dini berkat kecanggihan teknologi yang bisa memberikan timbal balik yang menjanjikan bagi masa depannya.  Artikel Kognisi.id kali ini akan membahas tentang investasi yang cocok untuk mahasiswa. Yuk simak penjelasan lengkapnya!

Pentingkah Investasi untuk Mahasiswa?

Investasi yang Cocok untuk Mahasiswa

Investasi sangat penting untuk dilakukan generasi muda sejak dini, karena itu berarti semakin banyak pula waktu yang dimiliki investasi-investasi tersebut untuk memberikan timbal baliknya. Berikut ini adalah beberapa alasan pentingnya berinvestasi untuk mahasiswa:

1. Mahasiswa Memiliki Pengalaman Mengelola Keuangan

Mahasiswa yang tadinya tidak mengerti masalah keuangan karena masih bergantung pada orang tua bisa belajar bertanggung jawab dengan melakukan investasi. Pengalaman berinvestasi dengan menyisihkan uang bulanan dan kerja paruh waktu bisa melatih mahasiswa untuk mengelola keuangan di masa depannya.

2. Mempersiapkan Biaya Masa Depan (Pensiun)

Sebagian besar orang mencari pekerjaan yang menjamin hari tuanya, demikian juga dengan investor. Investasi yang cocok untuk mahasiswa bisa membawanya untuk memiliki biaya masa depan, termasuk pensiun, yang sangat terjamin dan tidak perlu dikhawatirkan.

3. Sebagai Modal untuk Melanjutkan Studi

Sebagai Modal untuk Melanjutkan Studi

Apakah Anda memiliki keinginan untuk melanjutkan studi baik di dalam atau luar negeri tetapi bingung karena butuh biaya selangit? Tidak perlu khawatir! Hasil dari investasi selama menjadi mahasiswa bisa menjadi modal studi tanpa harus memeras keringat atau bergantung kepada orang tua lagi.

4. Sebagai Modal Usaha

Selain melanjutkan studi, ada pula lulusan universitas yang ingin menjadi pengusaha. Karena telah berinvestasi sejak di bangku kuliah, mahasiswa bisa langsung merintis usaha yang diinginkannya tersebut dari hasil menanam investasi. Jika nanti usahanya telah membuahkan hasil, mahasiswa yang menjadi pemilik bisnis tersebut bisa lanjut menginvestasikan uangnya kembali.

5. Mempersiapkan Biaya untuk Membangun Keluarga

Biaya yang dibutuhkan untuk membangun keluarga tidaklah sedikit. Bahkan, biaya itu akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah anggota keluarga. Dengan memiliki investasi sejak menjadi mahasiswa, maka seseorang tidak perlu pusing memikirkan biaya keperluannya karena sudah mengumpulkan hasil investasi sedari dini.

10 Investasi yang Cocok untuk Mahasiswa

Investasi untuk Mahasiswa

Setelah mengetahui manfaat yang bisa didapatkan, berikut ini adalah 10 investasi yang cocok untuk mahasiswa beserta penjelasannya:

1. Logam Mulia

Investasi yang cocok untuk mahasiswa yang pertama adalah logam mulia. Di samping harganya yang cenderung stabil dan bisa bertambah seiring waktu, logam mulia seperti emas yang dijual dalam bentuk perhiasan maupun batangan ini bisa dibeli secara fleksibel. Hal tersebut dikarenakan mahasiswa bisa memilih ukuran emas yang diinginkan, misal 0,5 gram atau 1 kg, sesuai dengan budget yang dimilikinya. Investasi emas merupakan jenis investasi jangka panjang karena nilainya naik setiap tahun. Di zaman sekarang ini juga ada banyak aplikasi serta platform digital yang menawarkan investasi emas yang dibeli secara online. Mudah, efisien, dan aman, bukan?

2. Deposito

Setelah emas, investasi yang cocok untuk mahasiswa adalah deposito karena bunga pendapatannya yang stabil. Mahasiswa harus pintar memilih bank apa saja yang menawarkan bunga tinggi. Investasi ini mudah untuk dijalankan mahasiswa karena prinsipnya yang hampir sama dengan menabung. Hanya saja, deposito mengharuskan nasabah untuk menunggu batas waktu tertentu untuk dapat menarik dananya dan supaya mendapatkan bunga maksimal.

3. Tabungan Berjangka

Investasi selanjutnya adalah tabungan berjangka. investasi ini sangat ideal dilakukan untuk mahasiswa karena sistemnya autodebet, alias memotong dana di tabungan kamu setiap bulannya dengan jumlah dan rentang waktu yang ditentukan sendiri oleh nasabah. Bunga yang ditawarkan tabungan berjangka memang tidak sebesar investasi lainnya, tetapi jangka waktu yang panjang bisa membuat mahasiswa disiplin dan rutin untuk menyisihkan uangnya untuk berinvestasi semasa kuliah.

4. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap bisa digunakan sebagai investasi jangka menengah hingga panjang untuk mahasiswa. Sistem dari reksa dana pendapatan tetap ini adalah dengan menginvestasikan 80% dana mayoritas ke dalam obligasi yang dibantu oleh Manajer Investasi (badan hukum).

5. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang memiliki prinsip yang hampir sama dengan reksa dana pendapatan tetap. Hanya saja, di sini investasi dilakukan pada pasar uang yang waktu jatuh temponya adalah kurang dari setahun. Reksa dana pasar uang merupakan investasi yang cocok untuk mahasiswa karena risikonya yang paling rendah dibandingkan investasi lain.

6. Reksa Dana Syariah

Investasi selanjutnya ada reksa dana syariah. Seperti namanya, reksa dana ini berjalan dengan sistem syariah.Reksa dana syariah cocok untuk mahasiswa Muslim yang ingin mulai berinvestasi semasa kuliahnya.

7. Trading Saham

Era teknologi membuat mahasiswa dapat dengan mudah berinvestasi saham. Sekarang ini ada banyak sekali aplikasi jual beli saham yang tersedia. Mahasiswa hanya perlu mengunduh 1-2 aplikasi dan membeli saham sesuai dengan budget yang dimilikinya. Belilah saham saat harganya rendah, dan jual saat harganya tinggi. Jika bisa mengetahui kapan saat yang tepat untuk bertransaksi, trading saham ini bisa menjadi investasi yang sangat menguntungkan bagi mahasiswa. Apalagi, mahasiswa juga bisa mendapatkan dividen saat perusahaan tersebut menjual sahamnya.

8. Peer-to-peer Lending (P2P Lending)

Investasi yang cocok untuk mahasiswa selanjutnya adalah peer-to-peer lending yang tidak membutuhkan modal terlalu besar. Di sini, mahasiswa akan berperan sebagai orang yang meminjamkan dana kepada UMKM yang telah dipilih berdasarkan kinerjanya. Nantinya, UMKM akan menyetorkan kembali pinjaman berikut bunganya. Namun, perlu diingat, bahwa P2P lending terbilang memiliki risiko yang cukup besar karena peminjam bisa saja gagal mengembalikan dana yang digunakannya.

9. Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

Obligasi Ritel Indonesia (ORI) merupakan investasi yang cocok untuk mahasiswa karena modalnya yang tidak terlalu besar, yakni mulai dari 1 juta Rupiah dan bisa langsung  mendapatkan surat obligasi, diawasi langsung oleh pemerintah, dan mendapat keuntungan tetap secara berkala. Dengan ORI, mahasiswa juga sekaligus membantu pembangunan negara, loh…

10. Non-fungible Token (NFT)

Terakhir tetapi tidak kalah penting, investasi yang cocok untuk mahasiswa di era teknologi blockchain ini adalah non-fungible token (NFT). Apabila seorang mahasiswa paham tentang teknologi blockchain dan bisa menghasilkan karya digital, baik foto, desain grafis, video, game online, dan sebagainya, maka NFT adalah bentuk investasi yang bisa sangat menguntungkan. Selain terhindar dari plagiarisme, aset digital yang unik bisa memiliki harga yang naik sewaktu-waktu.

Jenis-jenis Investasi yang Harus Dihindari Mahasiswa

Jenis-jenis Investasi yang Harus Dihindari Mahasiswa

Mahasiswa yang masih tergolong kelompok awam dan pemula harus sangat bijak dan berhati-hati dalam memilih investasi yang dapat dipercaya. Maka, berikut ini adalah jenis-jenis investasi yang harus dihindari oleh mahasiswa:

  1. Investasi yang tidak diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  2. Investasi yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas
  3. Investasi yang mengiming-imingi keuntungan besar di awal
  4. Investasi yang tidak jelas produknya
  5. Investasi yang bermodal besar

Mahasiswa Ga Perlu Ragu untuk Mulai Investasi Sekarang!

Jangan takut untuk memulai investasi sejak berada di bangku kuliah. Karena seperti yang telah dijelaskan, ada banyak investasi yang menawarkan hasil menjanjikan dengan modal yang bisa dipenuhi mahasiswa. Perlu diingat juga kalau investasi tersebut bisa optimal apabila diiringi dengan  pengetahuan yang luas di bidang keuangan. Yuk pelajari cara mengatur keuangan dengan ikut kelas investasi dengan Ryan Filbert di Kognisi.id by Kompas Gramedia. Selamat belajar!

Penulis: Tami Kira

%d blogger menyukai ini: